You are what they see

"gak papa gak papa. dia juga gak bakal ngeliat kamu al. its just a tiny part of the shot that's not even the part of focus obry had given. still,..."

dengan kalimat penghibur itu aku menenangkan diri sehabis melihat foto kelas yang dipotret obry--fotorafer freelancernya sekolah--yang menyisipkan figure jelas aku di bagian kiri tepi foto. Aku jarang difoto memang. Aku bahkan menganggap diriku gak fotogenik banget. Tapi itu.. bahkan gak fotogenik lebih bagus. Itu memperlihatkan sosok angkuh aku banget! Padahal aku gak merasa aku sedang angkuh sama sekali di sana. Apa aku terlalu pintar akting sampai salah memperlihatkan isi hatiku?

gara-gara itu aku inget patra big bro yang dibilang selalu akting. i'm not that kind of guy right? Apa aku angkuh? aku takut...

Trus.., aku inget pepatah:

orang lain menilaimu dari apa yang kita lakukan dan perlihatkan, bukan yang kita tau dan rasakan.

meskipun ia seorang raja, jika ia berpakaian, berkelakuan, dan memperlihatkan diri seperti rakyat miskin, ia akan tetap dianggap sebagai rakyat miskin. 

therefore i have to become a nicer person. kalau enggak, aku mungkin akan dicap seperti yang aku gak mau. 

----nit---

<suasana hati yang lagi galau berubah total>

OMgod, tadi lucu banget. Ada anak cowok yang ngetok ngetok pintu kamar. seru banget lagi  ngetoknya--kayaknya buru-buru. dikirain ayah. ternyata bukan. cowok rambut ikel, lebih tinggi (*sial!), dan kayaknya sih pernah liat(??).aku bengong sambil bukain. kok petugas pake baju santai?? dia sama-sama bengong. pas liat keadaan di dalem kamar langsung bilang,

"eh, sori, salah kamar.."

trus langsung pergi. aku senyumin aja sambil bilang, "oh..iya.."

Buat COWOK yang tadi ngetuk: Makasih telah menghibur ku!^^

eh ngomong-ngomong, aku harus ngebiasain bales 'gak papa' kalau ada yang bilang maaf. haduhh! belajar ngomong bener, al!

-Hotel Mercure Ancol